Minggu, 19 Februari 2012

CARA MENAHAN NAFSU (SYAHWAT) SAAT PACARAN

Pada masa remaja, tidak jarang anak muda pada saat ini melakukan sex pada saat pacaran. Hal tersebut disebabka karena sebagian remaja tidak mampu menahan nafsu syahwatnya saat bersama pasangannya tersebut. Ini merupakan implikasi dari gaya pergaulan bebas yang memang sudah berkembang di negara kita. Pergaulan remaja dirasa masih labil dalam hal kejiwaan maupun biologis, sehingga sebagian besar keinginan sulit untuk ditahan.

Nafsu Syahwat merupakan kodrat kita sebagai manusia yang diberikan tuhan untuk dipergunakan dengan sebaik mungkin sehingga kita dapat bersyukur atas pemberiannya tersebut. Namun pada saat ini pergaulan sex memang menjadi suatu kebiasaan dan kebutuhan dalam hubungan yang sedang dijalani. Dengan demikian remaja terdorong untuk melakukan hubungan sex dini yang masih labil dan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Hal tersebut yang menyebabkan sex harus ditunda pada masa remaja yang bersifat beresioko.

Banyak cara yang dapat ditempuh oleh para remaja untuk menahan atau dalam artian meminimalisir pengaruh resiko sex pada masanya. Banyak pula metode atau secara teknis membahas mengenai cara menahan nafsu syahwat ketika sedang pacaran. Hal ini dirasa perlu untuk dijelaskan lebih terperinci agar remaja lebih memahaminya dengan baik.

Berfikir Logis
Salah satu hal yang perlu untuk dipahami adalah mengenai cara berfikir remaja. Banyak remaja yang tidak mampu menggunakan logikanya untuk berfikir lebih rasional. Artinya kebanyakan menggunakan akal diluar pemikiran rasionalnya atau menggunakan perasaan dan keinginan untuk melakukan sesuatu hal atau memutuskan sesuatu hal. Berfikir logis sangat penting untuk mengolah pertahanan diri dari hal-hal negatif. Berfikir dengan kemampuan intelegency akan menentukan arah yang akan dituju lebih baik dari pada menggunakan naluri atau perasaan semata.

Pada saat pacaran hendaknya kedua pasangan mampu memahami komitmen mereka berdua pada saat itu, kemudian merencanakan masa depan dengan menyesuaikan karakter keduanya. Dengan berfikir demikian pengaruh keinginan nafsu syahwat akan sedikit terhindar karena memiliki dasar pemikiran yang kuat untuk tidak melampiaskannya pada waktu yang kurang tepat.

Agama dan Keyakinan
Banyak kaidah-kaidah agama yang mengatur mengenai pengendalian hawa nafsu,mungkin hampir semua agama membahas hal tersebut. Dengan mempelajari agama sedikit lebih mendalam sesuai dengan keyakinan anda masing-masing memungkinkan anda untuk dapat membentengi diri anda lebih kuat dari syahwat yang tidak terkendali.

Hal ini karena Agama berada jauh pada tingkatan keyakinan yang lebih dalam di setiap mental manusia. Dengan mental dan keyakinan agama yang kuat maka berbagai hal yang dapat memancing pemikiran ke arah syahwat akan lebih dapat dikendalikan.

Cara Berfikir dan Komitmen
Cara berfikir yang positif akan sangat membantu anda agar anda tidak berfikir ke arah negatif yang akan memancing keinginan nafsu syahwat anda. Selain itu komitmen kedua pasangan juga berperan penting dalam hal ini.

Berfikir positif artinya bahwa anda berfikir lebih loyal pada sesuatu hal yang sangat bermanfaat dan membantu membangun motivasi anda untuk dapat memilih arah jalan hidup yang lebih baik. Dengan berfikir positif anda akan menilai dari setiap keputusan yang anda ambil dan lebih banyak memanfaatkan waktu dengan aktifitas yang bermanfaat.

Sedangkan komitmen adalah menyaring antara hal yang positif dan negative sehingga keduanya tidak tercampur aduk. Kedua pasangan yang sedang pacaran hendaknya melakukan hal tersebut, saling menilai, saling mengingatkan dan keduanya memiliki aturan untuk menentukan jalan hidup yang lebih baik.



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Colgate Coupons