Welcome to BaleBale Gapleh

Terima kasih telah mengunjungi blog BaleBale Gapleh. Semoga anda nyaman disini.

Berikan komentar jika anda berkenan. Komentar anda sangat kami harapkan sebagai bantuan dan dukungan dari anda bagi kami.

Friday, January 6, 2017

Cara Mengatasi Iklan Di Internet Yang Mengganggu

Mungkin diantara kalian banyak yang merasa terganggu kenyamanannya pada saat berselancar di internet akibat iklan-iklan yang sering muncul. Walaupun pada dasarknya iklan-iklan tersebut mungkin adalah satu-satunya jalan agar dunia internet semakin berkembang. Berikut ini beberapa tips yang penting untuk kamu ketahui jika sudah benar-benar ngerasa ribet dengan muncunya iklan tersebut. Tips buat kamu yang tidak suka dengan iklan di internet bisa dilakukan dengan mudah.
Mungkin diantara kalian banyak yang merasa terganggu kenyamanannya pada saat berselancar di internet akibat iklan-iklan yang sering muncul. Walaupun pada dasarknya iklan-iklan tersebut mungkin adalah satu-satunya jalan agar dunia internet semakin berkembang. Berikut ini beberapa tips yang penting untuk kamu ketahui jika sudah benar-benar ngerasa ribet dengan muncunya iklan tersebut. Tips buat kamu yang tidak suka dengan iklan di internet bisa dilakukan dengan mudah.

Wednesday, January 4, 2017

Menggunakan Fungsi Create Buffers Pada ArcView 3.2 Untuk Berbagai Kebutuhan Analisis Spasial

ArcView merupakan salah satu aplikasi dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) yang terbilang sudah cukup lawas dibandingkan aplikasi-aplikasi SIG lainnya baru-baru ini. Program yang dikeluarkan perusahaan pengembang perangkat lunak ESRI satu ini masih dapat berfungsi dengan baik pada sistem operasi (OS) Windows 7 32bit. Oleh sebab itu, pada kondisi tertentu sebagian pihak yang bekerja pada bidang pemetaan dan penelitian masih banyak yang menggunakan aplikasi ini sebagai andalannya.

Pada kesempatan kali ini kita akan mengulas lebih mendalam salah satu fungsi dasar dari program ArcView yang disebut Ceate Buffers. Fungsi tersebut pada dasarnya berguna untuk membuat sebuah Theme yang berorientasi berdasarkan nilai radius. Banyak project yang ternyata sangat terbantu dengan adanya fungsi tersebut. Orientasi pada objek dengan nilai radius tertentu berguna dalam bidang permodelan geografis. Sub bidang yang paling sering menggunakan fungsi tersebut misalnya adalah mitigasi bencana, yang berfungsi memetakan sejumlah objek lokasi yang dikategorikan pada tingkatan tertentu. Pada bidang kehutanan berguna untuk membuat peta vegetasi berdasarkan lebar tajuk pohon yang diperoleh dari pengukuran langsung dilapangan, atau bidang perencanaan pembangunan yang bermanfaat untuk menetapkan arahan pembangunan yang direkomendasikan. Bagi yang ingin memperdalam lebih lanjut maka alangkah baiknya kita telusuri secara pelahan artikel berikut ini.

Sebelum menginjak pada penggunaan aplikasi, kita pahami terlebih dahulu gambaran singkat mengenai fungsi ini. Sekali lagi bahwa Ceate Buffers berguna untuk membuat Theme baru yang berlandaskan pada nilai radius suatu objek. Objek tersebut bisa berupa titik ataupun garis dalam data vektor yang akan kita gunakan. Sebagai ilustrasi misalnya kita memiliki sejumlah titik koordinat dengan extension file shapefile pada sebuah thame. Misalnya saja kita buat dua buah titik yang sudah kita overlaykan pada sebuah thame seperti pada gambar berikut.


Kemudian data shapefile tersebut kita lengkapi semua informasinya dengan menggunakan tool Open Theme Table. Dalam tabel tersebut kemudian isikan parameter data sesuai informasi yang kita peroleh. Misalnya apabila kedua titik yang saya gambarkan di atas adalah dua buah titik lokasi BTS (Pemancar Signal GSM) dari dua perusahaan yang berbeda, pada titik yang pertama memiliki kekuatan signal hingga radius 3 Km (3000 meter) dan titik yang ke dua memiliki kekuatan signal hanya radius 2 Km (2000 meter). Kemudian kita entry data tersebut pada Theme Table seperti gambar berikut.


Berdasarkan data tersebut misalnya kita hendak mencari luas darah yang memperoleh signal dari kedua BTS. Kita asumsikan bahwa dalam project kali ini adalah sebuah analisa penggunaan signal GSM ponsel pada suatu daerah. Selanjutnya apabila kedua titik sudah siap sekarang kita jadikan data radius tadi menjadi acuan untuk memperoleh Theme baru sesuai tujuan arahan yang ingin dicapai sebelumnya.


Kembali pada tampilan View kemudian pilih pada tab Theme, akan keluar beberapa sub menu. Pilih pada bagian Create Buffers lalu akan muncul tab windows baru bernama Create Buffers yang di dalamnya terdapat beberapa konfigurasi untuk memulai. Pada bagian What do you want to buffer maka pilih pada bagian The features of the theme. Abaikan parameter lainnya dan kemudian pilik Next. Lebih jelas dapat dilihat pada gambar.
Setelah menginjak pada tahapan selanjutnya kita akan diperintahkan memilih pengaturan Buffer yang diinginkan. Pada kasus ini karena kita akan mencari wilayah yang terkena dua signal dari dua BTS maka pilih At the distance an attribute field dengan nama tempat kolom kelompok data radius yang sudah kita buat.  Pada distance unit area pilih meter sebagai satuan standar yang akan kita gunakan. Kemudian klik Next.


Pada tab selanjutnya Dissolve Barriers Between Buffers pilih pada bagian No karena kita hendak memperoleh irisan dari dua titik data melalui beberapa polygon yang terbentuk. Pada bagian in s new theme isikan tempat penyimpanan data hasil yang akan diperoleh nanti. Kemudian klik finish.

Untuk sementara kita akan memperoleh dua poligon berdasarkan hasil buffers berdasarkan nilai radius yang ditentukan. Berdasarkan gambar diatas kita belum memperoleh irisan dari kedua wilayah polygon tersebut. Untuk melihat gambaran jelasnya atur legend editor pada symbol menjadi warna transparat. Maka hasilnya akan seperti berikut.

Agar dari kedua poligon tersebut dapat menghasilkan polygon baru lagi berupa polygon irisan dari keduanya maka pengguna aplikasi bisa menggunakan tool intersect features. Dengan demikian kita sudah bisa dasar menggunakan fungsi Ceate Buffers. Data keluaran dari proses ini dapat dianalisa lebih lanjut menggunakan extension aplikasi tambahan lainnya.

Kecerdasan Buatan Dalam Mesin Pemecah Kode - The Imitation Game (2014)

The Imitation Game
Pada masa perang dunia II, teknologi komunikasi Nazi Jerman sudah dapat mengirimkan pesan terenkripsi sehingga pasukan sekutu tidak dapat membaca pergerakan strategi musuh pada masa itu. Pesan yang dikirm antar perangkat hanya dapat dibaca dengan menggunakan bahasa enigma code yang lebih dikenal sebagai mesin enigma atau perangkat pemecah kode pertama sebelum lahir teknologi komputer. Bisa dibayangkan, sebuah kecerdasan buatan pada masa itu belum secanggih pada masa sekarang. Namun semua prinsip kerja  yang ada menjadi dasar awal mula teknologi komputer seperti sekarang.

Filem The Imitation Game yang dirilis pada tahun 2014 mengisahkan tentang seorang ilmuan bernama Alan Turing yang menciptakan sebuah mesin pemecah kode multiguna yang memiliki kecerdasan buatan untuk dapat menguraikan mesin enigma code milik Nazi Jerman. Benedict Cumberbatch yang berperan sebagai Alan Turing didampingi oleh aktor wanita Keira Knightley yang berperan sebagai Joan Clarke pada filem tersebut, mereka berdua adalah para staf yang bekerja sama untuk  membuat sebuah konsep mesin otomatis yang dapat memecahkan pesan berkode apapun yang dikirimkan oleh Jerman.

Kisah dalam Filem The Imitation Game merupakan kisah nyata pada masa perang dunia II. Nazi Jerman hampir menguasai seluruh Eropa sedangkan Inggris dan pasukan sekutu benar-benar kewalahan menghadapi ketangguhan strategi musuhnya tersebut. Selain perang secara nyata, di lain sisi nampak pula terjadi peperangan antar mata-mata dari kedua belah pihak. Keamanan pengiriman pesan dan informasi penting adalah salah satu kunci kemenangan, karena akan berpengaruh pula pada langkah dan strategi yang harus dilakukan selanjutnya.

Kecerdasan buatan dalam mesin pemecah kode pada masa itu belum dapat diimplementasikan dalam bentuk digital seperti sekarang ini. Sehingga dilihat dari rupa dan fisiknya masih belum efisien dan membutuhkan ruang yang cukup besar pada masa itu. Mesin enigma menjadi pelopor untuk terciptanya sebuah perangkat dengan kecerdasan sebagai awal mula mesin komputer yang sekarang ada. Hanya saja, komputer pada masa itu dipergunakan hanya untuk keperluan teknologi penunjang kebutuhan peperangan, yang mungin tidak seperti sekarang yang menggunakannnya dalam berbagai aspek kehidupan.

Filem The Imitation Game bukan merupakan filem ber-genre perang yang lebih banyak menunjukan tayangan aksi seperti pada filem kebanyakan lainnya. Namun sebenarnnya filem ini adalah karya fiksi ilmiah dengan sentuhan derama yang cukup baik. Keutamaan dalam filem ini lebih pada gambaran detail bentuk teknologi komunikasi yang digunakan pada masa perang dunia II berkut pada gambaran kehidupan para ilmuan pada masa itu. Taburan derama yang cukup emosiaonal diperankan sangat baik oleh para aktornya, sehingga para pemirsa yang menyaksikan bisa merasakan bagaimana konflik batin yang terjadi pada masing-masing karakter. Filem yang sangat direkomendasikan bagi kalian yang ingin menghabiskan akhir pekan di rumah.



Tuesday, January 3, 2017

Memahami “Invasi Spesies” Buat Kamu Yang Niat Jadi Aktivis Lingkungan.

Menjaga kelestarian lingkungan memang bermanfaat untuk mempertahankan keutuhan kualitas lingkungan yang ada pada suatu wilayah. Berkomitmen untuk menjaga dan melindungi kawasan dari pengrusakan akibat berbagai tekanan mungkin hal tersebut yang akan terasa lebih sulit. Kelestarian dalam arti yang kita pahami, menunjukan pada situasi dan kondisi lingkungan yang memiliki aktivitas ekosistem secara terus menerus (berkelanjutan). Sedangkan menurut pemahaman ilmu biologi, hal tersebut tidak dapat digambarkan dengan sederhana seperti itu saja. Membutuhkan penilaian dengan cara yang kompleks untuk mengetahui apakah benar suatu kawasan memiliki kualitas lingkungan yang diharapkan.

Beberapa dekade di masa lalu, pendekatan mempertahankan kelestarian sebuah kawasan diwujudkan dengan berbagai aksi sosial yang bersifat memberikan pemahaman pada publik mengenai arti penting menjaga kawasan dari tekanan aktivitas manusia  itu sendiri. Namun, perkembangan teknologi mengungkap berbagai hal lain yang sebelumnya tidak dipahami. Banyak hal penting lainnya yang menjawab bahwa alam tidak berkerja dengan cara yang sederhana seperti yang kita ketahui sebelumnya.
Tekanan yang dialami alam pada saat ini bukan hanya disebabkan oleh aktivitas manusia secara langsung. Banyak hal lain yang memiliki impikasi cukup masiv mengenai pengrusakan yang tidak disadari. Salah satu tekanan yang terjadi adalah mengenai invasi spesies. Dimana spesies non pribumi memasuki habitat dan mulai mendominasi aspek-aspek lingkungan yang ada. Adanya invasi spesies pada suatu kawasan menyebabkan tekanan bagi sejumlah spesies lain yang mendorong ke arah kepunahan. Secara alami, invasi spesies terjadi karena persaingan dan hukum-hukum alam yang berlaku, sehingga dalam kurun waktu tertentu alam menciptakan komposisinya dan mengeliminasi beberapa spesies lemah lain yang tidak mampu bertahan pada persaingan yang diciptakan.
Beberapa invasi spesies juga terjadi akibat disengaja oleh manusia. Dengan tujuan tertentu manusia memperkenalkan spesies baru baik hewan maupun tumbuhan dengan tujuan pemenuhan kebutuhan manusia itu sendiri. Apabila aktivitas manusia ini dilakukan secara masiv dan tidak terkontrol maka akibatnya adalah penurunan kualitas lingkungan pada kawasan tersebut. Hal ini yang disebabkan sejumlah spesies penting menghilang. Penanaman pohon pada suatu kawasan dengan tujuan pelestarian flasma nutfah harus mempertimbangkan hal ini. Karena akan sangat berdampak pada ekosistem alam dimasa depan. Oleh sebab itu para aktivis lingkungan harus terlebih dahulu memahami tentang berbagai hal yang menjadi aspek pelestarian lingkungan tersebut, termasuk mewaspadai invasi spesies yang terjadi karena tidak disengaja.
Melakukan perbaikan lahan dengan jalan penanaman pohon atau rehabilitasi sejumlah hewan memang dibutuhkan. Segala cara dengan melibatkan campur tangan manusia diperbolehkan selama hal tersebut berlangsung sesuai dengan koridor keilmuan yang telah dipertimbangkan secara ilmiah. Penanaman pohon pada kawasan tertentu yang tidak memiliki kompleksitas ekosistem dapat dilakukan dengan pertimbangan yang sederhana, namun pada kawasan-kawasan tertentu yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi perlu pendalaman lebih. Menangkarkan berbagai jenis satwa liar pada sebuah instalasi buatan manusia dapat dijalankan selama hal itu tidak memotong rantai ekosistem di alam.
Dominasi yang tidak seimbang oleh salah satu spesies yang bersifat invasif sangat mengancam keberadaan mahluk hidup lokal. Terutama pada spesies yang rentan akan kepunahan. Campur tangan manusia tanpa mempertimbangkan aspek ekologi akan menyebabkan hal tersebut semakin parah. Misalkan saja penanaman sejumlah pohon dengan karakteristik yang homogen memang memiliki biaya yang efisien, namun perlu disadari bahwa hal tersebut berdampak negatif pada ekologi kawasan yang menjadi objek penanaman. Atau penangkaran sejumlah hewan yang terancam punah pada instalasi-instalasi penangkaran buatan manusia memang dibutuhkan. Namun perlu dipertimbangkan mengenai peran serta satwa tersebut dalam ekosistem di habitat aslinya.
Contoh yang terjadi sekarang ini misalnya saja penangkaran beberapa jenis mamalia seperti orang utan di Kalimantan. Penangkaran orang utan yang dilaksanakan secara eksitu atau memindahkannya pada instalasi buatan manusia akan menyebabkan menurunnya peran serta satwa tersebut dalam penyebaran jenis vegetasi penting yang ada di kawasan hutan. Karena telah kita ketahui bahwa beberapa dekade yang lalu jenis satwa orang utan adalah salah satu satwa mamalia pembawa biji yang mengusasi hampir seluruh kawasan di pulau terbesar Nusantara tersebut. Contoh lain adalah penangkaran harimau sumatra yang dilaksanakan hampir menyerupai kebun binatang. Bukan tidak mungkin bahwa perubahan perilaku akan menyebabkan satwa tersebut lebih agresif dibandingkan sebelumnya. Kelompok mamalia besar yang satu ini merupakan satwa yang berada pada urutan paling atas dalam rantai makanan. Sebagai Top Predator maka harimau adalah satu-satunya satwa yang mengendalikan jumlah populasi satwa lain yang menempati habitatnya.
Selain satwa yang seperti kita kenal, maka spesies invasif juga ditemukan pada dunia tumbuhan. Kelas tumbuhan pepohonan adalah spesies yang memiliki kemampuan evolusi lebh maju dibandngkan kerabat-kerabatnya. Kejadian invasif pada dunia tumbuhan lebih jelas terlihat di sejumlah kawasan konservasi yang berbatasan langsung dengan perkebunan atau lahan garapan masyarakat sekitar. Contoh nyata yang terjadi adalah invasi oleh jenis tumbuhan akasia di sejumlah kawasan konservasi. Spesies ini memiliki kemampuan invasif yang sangat signifikasn dalam jangka waktu 5 (lima) sampai dengan 10 (sepuluh) tahun semenjak jenis ini diperkenalkan oleh manusia. Akasia memiliki kemampuan tumbuh yang lebih cepat dibandingkan spesies pribumi lainnya, terutama pada kawasan hutan alam primer. Selain kemampuan tumbuh, di pacu pula oleh zat aleopati yang dihasilkan sehingga mematahkan persaingan dengan jenis tumbuhan lain. Akasia lebih mampu mendominasi dengan jalan membunuh tumbuhan lain disekitarnya. Perkembangan dengan sebaran individu yang cukup banyak setiap musimnya menimbulkan areal-areal kloni dalam kawasan konservasi.
Pemahaman invasi spesies belum begitu dikenal oleh sebagian besar masyarakat terutama pelaku konservatif yang memiliki komitmen terhadap perlindungan keanekaragaman hayati. Perkembangan teknologi moderen dalam bidang konervasi yang ada sekarang belum secara merata dilaksanakan oleh semua darah. Hal tersebut disebabkan karena keterbatasan sumberdaya manusia dan keterbatasan akibat karakteristik kawasan yang berbeda satu dengan yang lainnya.


Beberapa Aktivitas Penting Yang Jarang Dilakukan Traveler Indonesia.



Menjelajah pelosok negri menjadi kegemaran baru banyak orang, malah kegemaran traveling sudah bukan hal baru dalam gaya hidup generasi muda sekarang. Banyak traveler muda yang sudah mampu menjelajah berbagai tempat dengan pengalaman yang cukup tinggi, hal tersebut merupakan salah satu fenomena baru dalam gaya hidup modern.  Dengan banyak kemudahan yang tersedia pada saat sekarang, traveling menjadi barang murah yang dapat dilakukan setiap orang. Bukan hanya itu, media internet menjadi salah satu promotor dari sekian banyak potensi wisata Nusantara yang belum tergali sebelumnya.

Traveling merupakan kegiatan mendatangi suatu tempat dengan tujuan tertentu, dalam hal ini seorang traveler bermaksud memperoleh pengalaman baru atau sekedar menikmati berbagai keindahan alam yang belum pernah disaksikannya. Tujuan utama traveler yang menjadi Trand sekarang memang masih terbatas pada aspek hiduran wisata semata. Namun jika kita kaji lebih mendalam, banyak aktivitas positif lain yang bisa dilakukan oleh pra traveler lokal dalam optimalisai sumberdaya yang ada.
Berikut ini adalah beberapa aktivitas penting yang jarang sekali dilakukan traveler kita, padahal mereka lebih punya potensi dalam melakukan hal tersebut.

1.    Aktivitas Penelitian
Tidak semua para traveler yang ada adalah seorang peneliti, namun mereka lebih punya potensi dalam menggalang informasi yang aktual. Selain potensi pemikiran, juga potensi keterjangkauan yang tidak bisa dilakukan oleh satu orang peneliti profesional atau sebuah lembaga penelitian sekalipun. Kebiasaan mencatat hal-hal penting dan temuan-temuan baru memang jarang dilakukan oleh para traveler kita. Padahal dengan kemajuan teknologi informasi menciptakan keterjangkauan informasi melalui berbagai media, sehingga dengan mudahnya informasi tersebut dapat tersampaikan pada pihak-pihak yang membutuhkan. Catatan-catatan perjalanan atau sekedar analisa yang bersifat personal memang jarang dilakukan sehingga informasi tidak tersampaikan dengan baik.

traveler

Dalam bidang penelitian moderen, menghimpun informasi sudah sangat mudah. Berbagai alat pencatatan data dapat diperoleh dengan harga yang terjangkau sehingga setiap orang dapat melakukan berbagai kajian secara mandiri. Jika saja para traveler kita punya jiwa peneliti, atau tradisi positif dalam pencatatan data penting tentunya informasi-informasi tersebut dapat dimanfaatkan guna kemajuan ilmu pengetahuan di masa depan.
Aktivitas yang dilakukan tidak perlu terlalu terfokus, traveler hanya cukup mencatat hal-hal yang dianggapnya penting serta pengalaman-pengalaman baru dalam bentuk catatan perjalanan sederhana kemudian membagikannya melalui media yang tersedia beragam macamnya saat ini. Selain itu juga aktivitas wisata yang semakin beragam jenisnya terkadang menjadikan aktivitas yang biasa dilakukan peneliti menjadi salah satu mediannya,  misalnya wisata menyelam atau sekedar wisata pengamatan burung dijadikan salah satu pilihan aktivitas para traveler. Intinya bahwa traveler bukan pelancong biasa yang membedakannya dari wisatawan lain. Dengan kemampuan penjelajahannya dan insting untuk menemukan hal baru menjadi faktor utama kelebihan lain yang dimiliki  seorang traveler.

2.    Aktivitas Sosial
Banyak permaslaah sosial yang terjadi di daerah-daerah terpencil Nusantara. Dari mulai kemiskinan, kesehatan, pendidikan hingga  permasalahan budaya yang tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah seorang diri. Dibutuhkan partisipasi masyarakat secara keseluruhan untuk menangani permasalahan tersebut. Sedangkan dalam penyelesaiannya dibutuhkan pemikiran dewasa dan mentalitas yang kuat. Seorang traveler akan teruji mentalitas dan sikapnya pada saat dirinya sudah mampu memberikan kontribusi sosial yang nyata pada masyarakat sekitar diamana tempatnya singgah. Banyak aktivitas sosial ringan yang bisa dilakukan oleh para traveler misalnya memberikan pemahaman pada orang yang kita temui mengenai pentingnnya menjaga kelestarian lingkungan adalah suatu kontribusi yang cukup baik lainnya. 

traveler

Aktivitas sosial juga dapat dilakukan dengan pengenalan teknologi baru yang belum tersampaikan atau pengenalan beragam pengetahuan yang belum diketahui masyarakat setempat. Melalui seorang traveler sejati segala permasalahan sosial akan terbantu menjadi lebih baik. Masyarakat lokal akan merasakan dampak positif dari pertukaran wawasan yang efektif tersebut. Tidak hanya mendokumentasikan berbagai wahana budaya dan tradisi lokal, namun traveler mampu lebih jauh menyentuh pada aspek kesadaran sosial masyarakat dengan kemampuan membaurnya.

3.    Pembinaan Mental
Tidak sedikit dari sekian banyak traveler yang menyatakan bahwa tujuannya melakukan perjalanan adalah untuk membina mental mereka. Namun pada kenyataannya tidak ada perubahan baru yang lebih signifikan antara sebelum dirinya melakukan perjalanan ataupun sesudahnya. Hal tersebut yang tidak dipahami oleh orang kebanyakan, karena pada dasarnya pembinaan mental yang sesungguhnya mempunyai makna tersendiri.
Maksud dari tujuan membina mental dalam istilah Traveling merupakan sebuah aktifitas fisik yang selaras dengan kemajuan dan perkembangan mental pelaku untuk menemukan pengalaman yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Pembinaan mental di sini dimaksudkan untuk merubah karakteristik atau situasi mental seseorang ke arah yang lebih baik. Seorang traveler yang sudah memiliki banyak pengalaman mungkin akan merasakan bagaimana perkembangan mentalitas dirinya dari waktu ke waktu, namun untuk traveler pemula masih merasa bingung dengan dampak yang ditimbulkannya karena tidak memahami tujuan aktivitasnya sendiri. Hal inilah yang menunjukan bahwa, pembentukan mental dengan pengalaman pribadi menjelajahi lingkungan baru serta faktor-faktornya yang secara tidak langsung akan memberikan masukan pada diri seseorang. 
Pembinaan mental dalam traveling dapat disimulasikan dalam bentuk aktivitas yang akan menekan kebiasaan buruk seseorang sehingga kebiasaan tersebut perlahan berkurang seiring tekanan dari lingkungan yang bersifat situasional. Atau bisa juga dengan cara menciptakan polanya sendiri pada saat melakukan aktivitas traveling dengan komitment yang kuat seiring berjalannya waktu bersamaan dengan perubahan lingkungan yang dirasakan. Dengan cara-cara semacam ini maka tujuan pembinaan mental akan tercapai guna memberikan masukan yang positif pada pribadi traveler itu sendiri.

Melakukan aktivitas traveling memang memiliki banyak manfaat, serta berbagai dampak positif yang akan diperoleh. Namun masih banyak pula yang tidak dapat dioptimalkan manfaatnya dengan aktivitas yang tidak perlu. Sudah saatnya traveler muda belajar untuk memaknai hal tersebut sehingga tujuan-tujuan sebuah perjalanan dapat tercapai dan dapat bermanfaat untuk orang disekitarnya.

Apabila artikel ini dirasa bermanfaat, bagikan pada para teman traveler yang anda cintai. Terima Kasih

Monday, December 26, 2016

Hal Yang Bakalan Kamu Alami dan Bikin Mati Konyol Kalau Kerja Kantoran.

Lingkungan kerja adalah salah satu hal utama dalam aspek kehidupan yang mempengaruhi suasana hati seseorang, karena sudah pasti sebagian besar waktu dan tenaga terkuras di tempat tersebut. Bukan cuma suasana hati, juga peruntungan dan jalan hidup ditentukan sebesar-besarnya pada jenjang karir yang dijalani. Tidak heran jika sebagian besar orang kebanyakan menghabiskan waktunya di kantor. Dari mulai menikah, istri hamil, punya anak dan ampe anak udah mau punya anak lagi atau ampe pensiun nanti, kehidupan nampaknya habis di kantor mengerjakan pekerjaan yang terbilang ngga ngaruh sama peradaban dunia. Hehe.

Saturday, December 24, 2016

Memahami Multi Dimensi Alam Semesta Dalam Filem Interstellar (2014)

Alam semesta merupakan tempat yang begitu luas, tidak ada satuan apapun yang dapat mengukur seberapa besar luas yang dimilikinya. Satu-satunya frasa yang dapat membatasi pemikiran mengenai besaran alam semesta adalah memahami bahwa ruang dan waktu adalah salah satu dimensi diantara begitu banyak bentuk dan rupa bahwa sesuatu yang memiliki batas dinyatakan nyata. Umat manusia tidak dapat mencapai hal tersebut karena dibatasi oleh dimensi ruang yang dimilikinya. Bagimana dengan dimensi waktu? Bagaimana rupa dan perwujudannya bahwa waktu benar-benar ada? Filem berjudul Interstellar menjelaskan dengan sederhana bagaimana teori ruang dan waktu akhirnya dapat dipecahkan.
 
Karya Christopher Nolan yang satu ini mengingatkan para penggemar filem fiksi ilmiah pada sebuah filem laiinya yang berjudul Space Odyssey. Keduanya memiliki pemikiran pada teori yang sama, hanya saja beberapa detail teori fisika pada saat ini dalam Interstellar  mengalami perubahan dan dikisahkan dengan cara yang berbeda pula. Nolan punya caranya sendiri untuk menyampaikan bahwa gambaran alam semesta yang kita kenal memiliki kesamaan dengan teori fisika pada umumnya. Misalnya saja mengenai lubang cacing (Worm Hole) yang digambarkan dalam bentuk bola sebagai reperesentasi bahwa lubang dalam bentuk lingkaran pada alam dua dimensi meningkat menjadi berbentuk bola pada saat menghubungkan antara  ruang tiga dimensi yang memiliki jarak yang sangat jauh. Begitulah karya Nolan sehingga memberikan pemahaman baru pada pemirsa yang menyaksikan karyanya tersebut.
 
Mengulas sedikit ringkasan kisah pada filem Interstellar  ini, bahwa di masa depan kehidupan umat manusia di planet bumi mengalami perubahan yang amat drastis. Kondisi planet tempat tinggal manusia sudah tidak layak untuk dihuni, sedangkan manusia itu sendiri terus mengembangkan teknologinya untuk terus tetap bertahan  dalam kondisi yang semakin memburuk. Perubahan iklim dan kepunahan global pada sejumlah spesies penting menyebabkan bencana kelaparan akibat  beberapa jenis tanaman pertanian yang biasa dikonsumsi manusia mulai punah. Pada masa itu dikisahkan bahwa gandum sudah tidak dapat tumbuh dan yang tersisa dari sekian banyak bahan pangan yang dapat bertahan hanya komoditas jagung, itu pun dalam kondisi yang sangat kritis. Dikisahkan pula bahwa manusia tidak kekurangan teknologi, mereka lebih cenderung membutuhkan tenaga para petani dibandingkan tenaga insinyur seperti di masa lalu.
Matthew McConaughey yang berperan sebagai Cooper, mantan pilot pesawat penjelajah di Lembaga Antariksa Amerika (NASA) yang terpaksa berhenti akibat kecelakaan ringan yang menimpanya. Dikisahkan bahwa Cooper akhirnya menjadi salah seorang petani moderen di masanya, menanaman beberapa hektar jagung untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari bagi keluarga dan masyarakat kota tempat ia tinggal. Suatu ketika sebuah anomali kecil mengusik kehidupannya, terutama pada salah satu anaknya yang bernama Murph yang diperankan sangat baik oleh Mackenzie Foy. Seringkali Murph menceritakan mengenai hantu dikamarnya, yang menjatuhkan buku-buku dari rak dengan susunan yang aneh. Namun Cooper tidak begitu menganggap serius kejadian tersebut, hingga suatu ketika ia menyaksikan sendiri bagaimana bentuk medan gravitasi di rumahnya mengalami anomali yang cukup signifikan. Dari kejadian tersebut Cooper dan Murph menyusuri misteri yang terjadi tersebut hingga sampai pada sebuah fasilitas rahasia milik NASA yang tidak pernah mereka duga sebelumnya. Orang-orang di dalam fasilitas termasuk Dokter Brand yang diperankan oleh Anne Hathaway sempat merasa terusik perhatiannya setelah mendengar cerita Cooper yang mengetahui lokasi rahasia mereka.
 
Singkat cerita beberapa tim ahli NASA menganggap bahwa kejadian yang terjadi pada Cooper merupakan kejadian anomali kecil alam semesta. Sedangkan dilain sisi sebuah lubang cacing (Worm Hole) nampak dengan sengaja muncul di sistem tata surya bumi tepatnya berada di antara planet Saturnus. Mereka menganggap ada mahluk asing yang sengaja membimbing umat manusia untuk dapat menjelajah lebih jauh menemukan sistem tata surya  lain pada galaksi asing yang dapat dijadikan rumah baru umat manusia. Dari sinilah perjalanan antar bintang bermula, dengan keterbatasan teknologi manusia, akhirnya mereka memiliki kesempatan untuk menjelajah lebih jauh ke gelaksi lain berkat munculnya lubang cacing tersebut.
 
Perjalanan antar bintang yang dilakukan manusia menjadi kisah yang sangat menarik. Cooper terpaksa meninggalkan keluarganya untuk berjuang menemukan rumah baru bagi mereka. Ia menyadari bahwa perjalanan bintang dengan jarak sejauh itu akan menjadikan waktu sebagai permasalahan. Selain membutuhkan waktu yang cukup lama dalam perjalanan mencapai sistem tata surya lain, mereka dibatasi pula oleh perbedaan distorsi waktu antar kedua tempat yang cukup besar. Dalam misi pertama mereka mengunjungi sebuah planet potensial menghabiskan waktu kurang dari satu jam, sedangkan manusia yang berada di luar jangkauan distorsi waktu telah menghabiskan puluhan tahun.
 
Berdasarkan kisah singkat tersebut, filem Interstellar menjanjikan pemirsanya pada pendalaman teori fisika moderen yang lebih kompleks. Jawaban mengenai multi dimensi yang harus dialami oleh umat manusia dan bagaimana dimensi pada tingkat yang lebih tinggi dapat berkomunikasi dengan tingakatan yang lebih rendah. Bagi penggila fiksi ilmiah maka filem Interstellar dapat menjadi salah satu pilihan untuk disaksikan. Walaupun agak begitu membingungkan namun banyak hal yang dapat kita pahami terutama pemahaman kita mengenai teori ruang dan waktu yang hingga saat ini masih berupa misteri. 

Christopher Nolan menyampaikan banyak hal dalam filem ini, kesan moral, cinta dan logika bahwa manusia sebagai sebuah spesies. Sangat disayangkan untuk dilewatkan karena filem ini begitu memberikan sensasi baru bagi penggemar filem.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Colgate Coupons